Welcome Home, Stranger!

Entah kenapa kadang saya merasa begitu asing saat menjejakkan kaki di tempat yang biasa disebut rumah. Begitu banyak hal yang berubah dan membuat saya tidak menemukan sesuatu yang saya cari. Mungkin inilah alasannya kenapa saya memilih untuk selalu pergi, untuk selalu berjalan menjauh, bahkan terkadang enggan untuk kembali.

Tapi percayalah, rumah juga menjadi tempat yang paling saya rindukan ketika berada di tempat-tempat yang jauh. Hubungan saya dengan rumah seperti anak SMP yang baru pacaran. Jika dekat saling menghindar, jika jauh saling merindu. Aneh, lucu, tapi romantis.

Sekarang H-3 menjelang lebaran (menurut kalender). Semua orang meributkan tentang pulang untuk kembali bertemu dengan kerabat di rumah. Dan saya masih termenung disini. Bingung hendak pulang kemana. Saya pikir tak harus kembali ke rumah untuk bisa menemukan hangatnya pelukan keluarga. Bukankah orang-orang yang saya temui di perjalanan kadang juga menawarkan pelukan yang sangat hangat seperti layakya keluarga? Saya bisa bertemu keluarga dimana saja.

Buat saya pulang bukanlah tentang kota atau tentang rumah yang hendak dituju, tapi pulang adalah tentang hati. Karena pulang adalah perjalanan menuju tempat dimana ada hati yang bisa disinggahi.

Jadi jika disini saja sudah merasa nyaman, maka tak perlu lagi saya berjalan kembali ke kota tempat saya dibesarkan, berjalan menuju rumah. Sebab disisimu saya sudah merasa pulang!

Kota tempat saya dibesarkan. Cantik kan?🙂

 

 

Jadi, Lebaran kali ini kalian hendak pulang kemana?

Jogja, 16 Agustus 2012

3 thoughts on “Welcome Home, Stranger!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s